Sabtu, 08 Desember 2012

ASKEP Katarak


BAB I
PENDAHULUAN


Di Indonesia penyakit katarak merupakan penyakit yang terbanyak yang diderita oleh masyarakat khususnya pada orang tua yang telah pengalami preses degenerasi sehingga terjadi gagguan penglihatan yang mengakibatkan gangguan dalam mel;aksanakan aktifitas sehari- hari.
Dengan terganggunya aktifitas sehari- hari maka diperlukan sekali untuk mengantisipasi cara penanggulangan dari penyakit katarak tersebut supaya tidak berakibat lebih fatal lagi terhadap pasien. Untuk itu tindakan pembedahan merupakan satu- satunya cara untuk katarak yang diindikasikan pada klien. Dengan prevalensi penyakit katarak ini lebih tinggi











BAB II
TINJAUAN KEPUSTAKAAN


A.     Konsep Dasar
  1. Pengertian
Katarak siniliss adalah merupakan suatu keadaan dimana terjadi kekeruhan pada serabut/ bahan lensa atau suatu keadaan yang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan lensa, denaturasi protein lensa/ akibat dari keduanya) (Sidarta Ilyas, 2000)

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan lensa yang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan) lensa, denaturasi protein lensa atau akibat kedua- duanya (Arif. Manjsjoer. 1999)

  1. Etiologi
a.       Umumnya usia lanjut (senil)
b.       Kongenital, akibat infeksi virus dimasa pertumbuhan janin
c.       Genetik
d.       Gangguan perkembangan: kelainan sistemik atau metabolik seperti DM, galaktosemia dan distrofi miotonik
e.       Traumatik
f.        Terapi kostikosteroid sistemik

  1. Tanda dan Gejala
a.       Penurunan tajam penglihatan secara progresif dan penglihatan seperti bersap
b.       Sejak awal katarak dapat terlihat melalui pupil yang telah berdilatasi dengan optalmoskop, slip lamp, shadow test.
c.       Pupil berwarna putih
d.       Refleks fundus tidak ada

  1. Stadium pada Katarak Senil

                            Insipien
Imatur
Matur
Hipermatur
Kekeruhan
Ringan
Sebagian
Seluruh
Masif
Cairan lensa
Normal
Bertambah
Normal
Berkurang
Iris
Normal
Terdorong
Normal
Tremulans
Bilik mata depan
Normal
Dangkal
Normal
Dalam
Sudut bilik mata
Normal
Sempit
Normal
Terbuka
Shadow test
Negatif
Positif
Negatif
Psodopositif
Penyulit
-
Glaukoma
-
Uveitis, Glaukoma

  1. Penatalaksanaan
Pembedahan dilakukan bula tajam penglihatan sudah menurun sedemikian rup asehingga mengganggu pekerjaan sehari- hari atau bila telah menimbulkan penyulit seperti glaukoma dan uveitis.
Tingkat keberhasilan pada katarak senil 90%.

  1. Komplikasi yang mungkin timbul akibat operasi
  1. Glaukoma
  2. Ablasi retina
  3. Perdarahan vitreus
  4. Infeksi
  5. Atau pertumbuhan epitel kekamera okuli anterior

  1. Patofisiologi
Pada katarak yang dikenai adalah lensa kristialin yang terletak dibelakang iris, berfungsi untuk memfokuskan objek untuk melihat. Lensa terdiri dari 65% air, 35% protein dan mineral. Dalam periode waktu tertentu ketegangan yang berangsur- angsur menyusut air dan meningkat ukuran dan kepadatan peningkatan kepadatan ini akibat dari lensa yang telah lama dari komprensi sentral. Sebagaimana serat lensa baru yang diproduksi dikorteks. Lensa yang lama ditekan dipusat kompresi lensa yaitu: kapsul, bungkusan transparan yang dikelilingi kortek yang membentuk gelembung, seperti benda yang terletak ditengahnya. Kapasitasnya dapat meningkat pada bagian lensa atau kapsulnya. Katarak terbentuk akibat perunahan kimia sdalam lensa- lensa dan kurangnya pengabilan oksigen (vaughan, Asburi. 1986), volume air dan kalsium meningkat sehingga protein tidak dapat larut. Kepadatan serat lensa yang terlalu lama menyebabkan meningkatnya pengurangan transparansi dari lensa itu serndiri dan mengakibatkan rasa sakit yang sering kali terjadi pada keduanya, yang mengakibatkan terjadinya penurunan pada ketajaman penglihatan. Bagaimanapun juga rata- rata peningkatan dari masing- masing mata jarang yang sama.

  1. Pemeriksaan Diagnostik
a.       Kartu mata snellen/ mesin telebinokular ( test ketajaman penglihatan dan sentral penglihatan
b.       Lapangan pandang
c.       Pengukuran tonografi
d.       Tes toleransi glukosa : menentukan adanya DM

B.     Asuhan Keperawatan
  1. Pengkajian
a.       Riwayat kesehata sekarang
Biasnya klien mengalami kekaburan pada lensa mata sehingga visus menurun sampai dengan hitung jari, melihat gerakan bahkan sampai dengan tidak terhingga

b.       Riwayat kesehatan dahulu
Biasnya klien pernah mengalami penyakit yang berhubungan dengan mata, dan sudah pernah menderita penyakit katarak ini sebelumnya, serta menserita penykit sistemik seperti DM, pernah dehidrasi lebih dari 2 hari dan penggunaan obat kostikosteroid yang lama



c.       Data fisik
Data Sabjeltif
1)       Biasnya tajam penglihatan menurun, makin tebal kekeruhan lensa, tajam penglihatan makin mundur.
2)       Penderita lebih enak membaca dekat tanpa kaca mata seperti biasanya karena miopi

Data Objektif
1)       Leokokoria: pupil berwarna putih pada katarak
2)       Tes iris Shadow (bayangan iris pada lensa) artinya positif pada katarak immatur
3)       Refleks fundus yang berwarna jingga menjadi gelap (refleks fundus negatif) pada katarak matur

Aktifitas / istirahat
Gejala: Perubahan ktifitas biasnya/ hobi sehubungan dengan gangguan penglihatan

Neorosensori
Gejala: Gangguan penglihatan (kabur/ tidak jelas), sinar terang mengakibatkan silau dengan kehilangan penglihatan perifer, Kesulitan memfokuskan kerja dengan dekat/ merasa diruang gelap
Tanda: Tampak kecoklatan atau putih susu pada pupil

d.      Data psikologis
1.       Dampak dari masalah fisik terhadp psikolohis klien
Pada orang yang mengalami ganggua penglihatan dapat mengakibatkan reaksi emosi, seperti penolakan, marah, bersalah, kesendirian, dan depresi serta keterbatasan untuk melakukan aktifitas sehari- hari. Orang yang penglihatnnya terganggu tidak dapat bergerak dengan cepat, mereka perlu bantuan orang lain, terutama daerah- daerah yang berbahaya

2.       Mekanisme koping dalam menghadapi masalah
Penglihatan yang berubah-rubah merupakan kejadian yang biasa bagi sebagian orang dengan adanya gangguan penglihatan. Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kesulitan dalam merencanakan dan melaksanakan tugas. Klien takut terhadap perkembangan dari gangguan penglihatan yang tidak menentu. Kemampuan koping terhadap kehilangan penglihatan berdasarkan perkembangan dan lamnya kecacatan, usia saat terjadi dan dan bagaiman kesuksesan koping dimas lalu dan dukungan sistim yang ada

e.       Sosial Ekonomi
1.       Dampak terhadap sosial
Kehilangan penglihatan dapat mempengaruhi terhadp komunikasi dengan orang lain dan lingkungan. Dapat berkembang menjadi perasaan yang terisolasi. Hobi yang disenangi yang memerlukan penglihatan seperti membaca menjahit dll, tidak mungkin lagi dilaksanakan, serta kemampuan untuk melakukan aktifitas sehari- hari terbatas, pengembangan karir, kesempatan kerja juga dapat terpengaruhi

2.       Dampak terhadap ekonomi
Katarak sinilis dapat terjadai pada semua lapisan masyarakat. Dengan terjadinya gangguan pada pengihatan akan mempengaruhi pada pekerjaan, karir dan keuangan. Dengan terganggunya hal tersebut, maka penghasilan akan terganggua karna tidak efektif lagi




  1. Daiagnosa keperawatan
a.       Perubahan persepsi sensori yang berhubungan dengan keterbatasan penglihatan
b.       Gangguan citra diri berhubungan dengan kerusakan penglihatan
c.       Cemas berhubungan dengan pembedahan yang akan dijalani dan kemungkinan kegagalan untuk memperoleh penglihatan kembali

  1. Intervensi
Diagnosa 1
Tujuan : Perubahan persepsi sensori tidak terjadi
Kriteria: Penglihatan tidak kabur, visus baik

Rencana tindakan
a.       Orientasikan klien dengan lingkungan sekitarnya
Rasional : Orientasi klien memahami lingkungan bertambah

b.       Tempatkan seluruh peralatan dan barang- barang pribadi dalam jangkauan yang mudah diraih dan bila barang tersebut dipindahkan beritahu klien
Rasional : Dengan menempatkan seluruh peralatan klien dalam jangkauan yang mudah diraih meningkatkan kemandirian klien dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari

c.       Hindari klien agar tidak membuka pintu terbuka dan tertutup sebagian
Rasional : Pintu yang terbuka atau tertutup sebagian akan mendatangkan resiko cedera pada klien

d.       Dorong dan bantu klien dalam kemandirin kegiatan
Rasional : Dengan membantu klien dalm kemandirian kegiatn dapat mengurangi ketergantungan klien terhadap orang lain

e.       Pada waktu makan jelaskan pada klien makanan apa yang ada dalam piringnya
Rasional : Penjelasan ini membantu klien terhadap jenis makan yang akan dimakan

f.        Buat komunikasi yang efektif dengan klien
Rasional : Dengan komunikasi yang efektif diharapkan klien tidak meras rendah diri dan merasa diperhatikan, diharapkan klien dapat mengungkapkan perasaannya

g.       Ingatkan klien menggunakan kacamata katarak yang tujuannya memperbesar kurang lebih 25% uang penglihatan perifer hilang dan titik buta mungkin ada

Rasional : Perubahan ketajaman dan kedalaman persepsi dapat menyebabkan bingung penglihatan/ meningkatkan resiko cedera sampai pasien belajar untuk mengkomensasi

h.       Lakukan pemeriksan fisus setiap hari
Rasional : Pemeriksaan fisus dapat mengetahui kemunduran fungsi penglihatan yang bersifat progresif

i.         Libatkan keluarga dalam pengawasan setiap kegiatan yang dilakukan secara mandiri
Rasional : Mengurangi ketergantungan terhadap orang lain

  1. Implementasi
Suatu bentuk pelaksanaan dari rencana yang telah direncanakan dan dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai


  1. Evaluasi
Merupaka penilaian atau evaluasi dari tindakan yang telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan kriteri hasil yang diharapkan

Jumat, 07 Desember 2012

kumpulan WOC untuk keperawatan free download

mp3 lagu brook untuk laboon (one piece)

Soul King BROOK..( one piece )
 

                    brook the soul king. adalah salah satu nakama dari bajak laut topi jerami yang di pimpin oleh monkey d'lufy. selain bertarung, dia juga hebat dalam penggunaan alat musik dan bernyanyi.. dan inilah salah satu lagunya.. silahkan download disini dan selamat menikmati....

                   ohya gan. terimakasih sudah mampir di blog saya.... jangan lupa komennya ya.... dan jangan meng-copas linknya ya....

Rabu, 05 Desember 2012

puisi teriakan sang penyair.. by cloujid




TERIAKAN SANG PENYAIR

Semu………….sepii……
Kala duka merundung jiwa
Kala perih jadi rindu berkala
Dan luka jadi menahun
Semua hanya rasa
Katamu….
Bukan ilusi yang kau gambarkan
Dalam indahnya paragraph kehidupan
Penyair pun tiada
Kegomabalan sampah para pujangga
Presepsi tlah lindungi para hypokrit
Sampah pun bertaburan
Dan kau tau…………..??
Kami bukanlah penggombal
Tapi penyair dengn pena kejujuran
Tinta kami bukanlah janji
Tapi hanya cinta dan tulus belaka.

By. D’CL